| Pembekalan KKN Mahasiswa |
|
|
|
| Kamis, 14 Oktober 2010 12:44 |
|
Dalam waktu dekat, 18 Oktober 2010 STIE Hidayatullah Depok akan melepaskan para mahasiswanya terjun langsung ke masyarakat (KKN). Program ini akan berlangsung selama 8 bulan lamanya. Selama program pendidikan di masyarakat ini para mahasiswa ditargetkan dapat mengembangkan konsep dan teori ekonomi yang selama ini dipelajarinya di bangku kuliah.
“Harapannya ke depan mahasiswa mampu menjadi sarjana-sarjana yang bisa mengurai dan menjawab permasalahan di masyarakat, khususnya masalah-masalah ekonomi,” ujar DR. Abdul Mannan. Guna mendukung program tersebut, maka selama satu minggu, terhitung 11 – 17 Oktober 2010, para mahasiswa yang menjadi peserta program tersebut dikarantina guna mengikuti program pembekalan yang dikemas dengan konsep Workshop dengan tema Workshop Peradaban. Workshop dilaksanakan setiap hari dengan durasi waktu 9 jam lamanya. "Mereka masuk jam 08.00 pagi dan selesai acara per harinya setiap jam 05.00 sore. Alhamdulillah sebelum jam 08.00 seluruh peserta sudah siap di ruangan, ungkap Imam Nawawi, pendamping mahasiswa. Selain dosen internal, Workshop Peradaban tersebut juga mengundang dosen dari perguruan tinggi lain. Seperti Jen ZA Hans, Ph.D dosen dari IPWIJA Jakarta dan Shohibul Anwar, MHI dosen STAIL Surabaya. Hadir juga trainer tingkat nasional Yusef J. Hilmi MM. Praktisi manajemen DR.Ir. Gunawan Syamsu dan penemu ekonomi matrik, DR. Ir. Sofyan Ahmad beserta DR. Abdul Mannan,MM. Dalam presentasinya, Jen ZA Hans mengatakan bahwa apa yang dilakukan oleh STIE Hidayatullah Depok merupakan sebuah lompatan berpikir yang cukup berani. “Saya kira ini adalah sebuah langkah berani, utamanya untuk mengatarkan para generasi muda terpelajar menjadi manusia yang benar-benar cerdas dan bisa mengurai masalah ekonomi kerakyatan di masa yang akan datang.” Sementara itu, Shohibul Anwar, MHI menegaskan bahwa rakyat Indonesia tidak semata-mata mengalami masalah ekonomi, tetapi juga keilmuan. “Oleh karena itu mahasiswa STIE Hidayatullah Depok tidak saja dituntut mampu mendirikan dan mengembangkan lembaga keuangan, tetapi juga mencerdaskan masyarakat untuk melek peradaban,” ucapnya dengan penuh kebijaksanaan. Pada hari terakhir, yakni Minggu 17 Oktober 2010 acara akan diisi penuh oleh dua orang penemu teori Ekonomi Matrik, yakni DR. Ir. Sofyan Ahmad dan DR. Abdul Mannan,MM. |




Ruang Kuliah dan fasilitasnya di kampus STIE Hidayatullah anda dapat membaca selengkapnya
Kalender Akademik dan agenda STIE Hidayatullah 2010
Perpustakaan online STIE Hidayatullah, Maaf dalam pembangunan!!








